UJIAN NASIONAL FORMULASI BARU TETAP MEMBUAT SISWA STRESS

TUGAS TEORI ORGANISASI UMUM

TEMA : KASUS/MASALAH METODE ORGANISASI

OLEH  : DIAH EKANINGTYAS (18110052)

KELAS : 2KA20

 

UJIAN NASIONAL

FORMULASI BARU TETAP MEMBUAT SISWA STRESS

 

Formulasi baru ujian nasional (UN) yang akan diterapkan 2011 ini ditengarai tetap akan membuat para siswa pesertanya stress karena titik berat syarat kelulusan siswa tetap pada UN, bukan hasil proses belajar di sekolah.

Koordinator Education Forum Suparman mengatakan, dengan presentasi 60 : 40 antar UN berbanding ujian sekolah dan rapor semester 3,4,5 UN tahun ini tetap menjadi faktor signifikan penentu kelulusan siswa. Hal ini membuat tkanan psikologis yang dialami para siswa peserta UN tetap tinggi seperti pelaksanaan tahun tahun sebelumnya. “Proses belajar selama tiga tahun masih ditentukan dalam beberapa hari ujian. Apalagi sekarang tidak berlaku lagi ujian ulangan bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus UN”, kata Suparman di Jakarta kemarin.

Untuk mencegah siswa stress Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) harus secepatnya menyosialisasikan secara rinci teknis formulasi baru UN kepada seluruh siswa dan guru. “Selain sosialisasi, yang juga sangat penting saat ini adalah pemberian motivasi kepada para siswa calon peserta UN. Jangan sa,pai mereka hanya memahami regulasi UN setengah – setengah”, desaknya.

Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Said Hamid Hasan, menilai UN tidak selaras dengan prinsip dasar edukasi di mana oendidikan yang sebenarnya terjadi pada proses belajar sehari – hari bermuara pada metode kejar tayang. “Akhirnya UN tidak mempunyai makna apa – apa selain menakut-nakuti anak didik. Mata pelajaran yang diujikan di UN punhanya sebagian dari pelajaran yang diajarkan selama tiga tahun”, ujarnya.

Said juga mengkritik persentase UN yang lebih besar dari pada nilai ujian sekolah dan rapor. “Seharusnya persentase 70 : 30. Ini akan lebih menjamin potensi anak”, sebutnya. (neneg zubaidah- Koran SINDO).

Tanggapan :

Ujian Nasional merupakan salah satu metode yang diterapkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta kualitas generasi muda Indonesia. Namun, cara ini menyebabkan psikologis anak menjadi terbebani sehingga menimbulkan stress yang dapat mempengaruhi hasil UN. Tidak jarang anak yang selalu mendapatkan rangking di sekolah ataupun yang telah diterima di universitas negeri ternama gagal dalam UN. Penerapan UN ini bukan tahun pertama dan selalu ada perubahan sistem dalam penerapannya. Semoga perubahan sistem UN ini dapat menjadi suatu evaluasi yang tepat guna pencapaian sasaran yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: