GAK NYOBA GAK BEKEN….

oleh Diah E.

(Tema : Individu, Keluarga dan Masyarakat)

Dimasa yang serba berbasis IT saat ini, informasi sangat mudah didapat baik yang bersifat positif ataupun negative. Namun tampaknya masyarakat kita belum siap menerima kecanggihan dan kemudahan yang ditawarkan saat ini, sehingga sering terjadi penyalahgunaan kemajuan teknologi.

Salah satunya, banyak anak – anak, remaja dan orang dewasa yang dapat dengan mudah mengakses film porno. Akibatnya tingkat pelecehan seksual, seks bebas, pemerkosaan yang terjadi saat ini meningkat, bahkan beberapa diantaranya dilakukan oleh anak – anak usia 13 – 17 tahun yang seharusnya masih dengan tekun menuntut ilmu. Namun, internet bukan merupakan penyebab utama semua itu, kurangnya bimbingan orang tua dan pengaruh masyarakat sekitar juga merupakan penyebab utama.

Masalah sosial yang terjadi saat ini memang tidak lepas dari pengaruh orang tua/keluarga. Saat ini tingkat egoisme masyarakat sangat tinggi termasuk orang tua. Mereka sibuk dengan pekerjaan dan menganggap peralatan canggih yang ada saat ini sudah cukup membantu mengkomunikasikan keberadaan mereka dengan sang anak. Namun dalam psikologis anak, mereka merasa kesepian dan akhirnya mencari hiburan sendiri. Hal ini diperkuat dengan rasa ingin tahun remaja yang ingin mencoba berbagai hal yang dianggapnya menarik dan “ikut-ikutan” seperti rekan sebayanya atau orang lain yang dia lihat “keren” hanya untuk diakui keberadaannya. Anak – anak khususnya remaja selalu ingin dianggap gaul, sehingga selau ingin mencoba sesuatu yang baru tanpa tahu bahaya ataupun resikonya.

Rasa penasaran, keinginan untuk diakui dalam masyarakat, kurangnya pengawasan orang tua seperti itulah yang memacu munculnya masalah sosial. Banyak anak ikut – ikutan mencoba rokok dan bertingkah layaknya orang dewasa yang menikmati hisapan – demi hisapan hanya untuk dianggap gaul. Banyak pula diantaranya tidak dapat menahan nafsu setelah menonton film porno dan melakukan pelecehan seksual bahkan pemerkosaan. Ada pula yang mencoba narkoba karena ajakan teman, pengaruh sinetron. Bahkan ada yang memukuli teman sebayanya layaknya jagoan idolanya di film hingga meninggal dunia.

Semua masalah tersebut seharusnya tidak perlu terjadi dan dialami oleh generasi muda Bangsa ini. Bagaimana nasib Bangsa ini jika tidak ada lagi generasi muda yang sehat dan peduli. Untuk itu diperlukan kerjasama seluruh lapisan masyarakat khusunya orang tua. Seharusnya, peran orang tua dapat berfungsi lebih efektif dengan lebih banyak meluangkan waktu untuk memperhatikan dan berkomunikasi dengan anak. Disaat seperti itulah mereka dapat memberikan bimbingan lebih mendalam tentang perilaku sosial yang boleh dan tidak dilakukan kepada sang anak, sehingga anak selalu merasa dekat dan tidak kesepian. Akhirnya keterbukaan pun terjadi antara hubungan anak dan orang tua.

Selain dari fungsi orang tua, fungsi agama juga membawa pengaruh besar dalam kehidupan sosial. Saat ini kecenderungan masyarakat menjalankan agama hanya sebagai suatu rutinitas sehingga larangan agama sering kali diabaikan. Hal ini lah yang membuat seseorang kehilangan pegangan dan berbuat semaunya.Untuk itu, diperlukan penyadaran yang lebih mendalam tentang agama melalui pengajian rutin (Islam), ataupun melakukan kajian – kajian keagamaan secara kontinyu. Dengan demikian diharapkan keimanan masyarakat meningkat, kesadaran bermasyarakatpun meningkat dan masalah sosial dapat berkurang seiring berjalannya waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: